LAPISAN HIPODERMIS STRUKTUR DAN FUNGSI PERLINDUNGAN

Lapisan hipodermis struktur dan fungsi perlindungan dengan adanya lemak tebal sebagai bahan utama penyusun lapisan ini.

Lapisan hipodermis disebut juga lapisan subcutan. Terletak di bawah lapisan dermis. Merupakan lapisan kulit terdalam dan paling tebal. Tersusun dari jaringan ikat longgar dan lemak. Terdapat sebagian besar pembuluh darah dan syaraf.

 

Hipodermis merupakan rumah untuk lemak. Lemak di sini berada di dalam sel-sel lemak atau disebut sel adiposit. Yang tersusun bersekat-sekat seperti kantong memisahkan antar satu sel lemak dengan yang lain. Dan lobus memisahkan sekat-sekat sel lemak. Adanya lemak di lapisan hipodermis bertindak sebagai struktur bantalan pelindung saat terjadi trauma.

Lapisan hipodermis struktur dan fungsi perlindungan

 

Penentu ketebalan lemak di lapisan hipodermis

 

  1. Hormon testosteron, estrogen, insulin, glukagon dan leptin

Hormon testosteron menyebabkan jumlah sel lemak lebih sedikit. Karena itu pada laki-laki yang kandungan testosteron lebih tinggi kadar lemak lebih rendah. Sebaliknya hormon estrogen pada wanita menyebabkan mudah terjadi penumpukan lemak. Hormon estrogen menyebabkan wanita lebih mudah gemuk daripada laki-laki.

Hormon insulin berfungsi mengantar kelebihan glukosa ke dalam sel adiposa untuk disimpan sebagai lemak. Sementara hormon glukagon memacu pemecahan lemak yang disimpan di adiposa. Lemak yang dipecah digunakan sebagai cadangan energi saat kurang mengkonsumsi makanan atau saat kebutuhan meningkat seperti olahraga.

Hormon leptin berperan dalam mengontrol nafsu makan. Menurunnya hormon leptin menyebabkan kontrol terhadap makan menurun. Menyebabkan konsumsi makanan berlebih dan kkelebihan glukosa disimpan sebagai lemak.

 

  1. Genetik

Faktor genetik merupakan faktor yang tidak dapat dirubah. Pada individu tertentu memang membawa genetik untuk mudah terjadinya penumpukan lemak di jaringan adiposa

 

  1. Etnik

Jumlah lemak juga dipengaruhi oleh etnik tertentu. Kaitannya dengan pola makan, kebiasaan makan dan genetik.

 

  1. Usia

Meningkatnya usia menurunkan simpanan lemak di jaringan adiposa bawah kulit. Hal ini berkaitan dengan penurunan aktivitas enzim dan sistem yang mengatur penyimpanan lemak.

 

  1. Jenis kelamin

Hubngannya dengan hormon estrogen pada wanita dan testosteron pada pria.

 

  1. Latihan

Olahraga dan latihan membuat pemecahan lemak di jaringan adiposa meningkat. Sehingga menurunkan jumlah cadangan sel lemak.

 

  1. Pola hidup

Gaya hidup yang kurang aktivitas, tidur tidak teratur dan tidak membatasi makan membuat cadangan lemak adiposa meningkat.

Lapisan hipodermis struktur dan fungsi perlindungan

 

Bagian-bagian lapisan hipodermis wajah

  1. Serat elastis

Elastin dan kolagen juga terdapat pada lapisan hipodermis. Bersama dengan lemak, mendukung bagian wajah agar tidak turun. Terutama pada pipi dan dagu.

 

  1. Makrofag dan Sistem imun

Lapisan epidermis juga memiliki sistem imun yang lengkap. Selain terdapat sejumlah leukosit, pembuluh limfa juga tempat aktivitas sistokin.

Sistokin merupakan protein kecil yang dilepaskan oleh sel saat mengidentifkasi adanya serangan infeksi. Bertugas  mengatur komunikasi antar sel imunitas untuk bekerja selaras sesuai kebutuhan. Menurunkan respon peradangan setelah berhasil menghancurkan mikroorganisme penyerang agar cedera sel tidak meluas. Juga merangsang syaraf nyeri sebagai alarm adanya suatu serangan. Sehingga mengatur perilaku untuk menghindari atau memberi pengobatan.

 

  1. Serat pengikat kulit ke otot dan tulang

Lapisan hipodermis terletak antara lapisan dermis dan otot juga tulang. Bagaimanapun  lapisan kulit harus merekat pada jaringan lainnya. Yaitu pada otot, tulang rawan, tulang juga pada sendi. Kekuatan wajah terikat pada otot disekitar mulut dan puncak hidung.

 

  1. Lemak

Pada area wajah sel lemak paling banyak terdapat pada bagian dahi, alis, dagu dan pipi. Sel lemak paling sedikit terdapat kelopak mata, area ujung mata dan di bawah mata.

 

  1. Pembuluh darah yang terhubung ke dermis

Banyak pembuluh arteri dan vena ukuran kecil dan sedang berada di lapisan ini. Ada yang mendatar ada yang menjulur tegak menuju lapisan dermis. Selain berfungsi untuk mengirimkan nutrisi ke sel-sel dermis juga berperan dalam pengaturan suhu dan warna kulit.

Pada situasi penuruan suhu dan cuaca dingin pembuluh darah di lapisan hipodermis akan mengecilkan ukuran diameternya. Dengan tujuan mengurangi aliran darah ke kulit. Dari luar terlihat wajah menjadi lebih pucat. Penurunan aliran darah ke kulit untuk menurunkan pembuangan panas tubuh yang dibawa oleh darah. Dibantu oleh sekat lemak maka suhu tubuh bertahan pada rentang normal.

Pada suhu panas terjadi pelebaran atau pembesaran diameter pembuluh darah. Aliran darah ke kulit meningkat. Tampilan wajah terlihat merona merah. Peningkatan jumlah aliran darah saat pelebaran pembuluh darah membantu tubuh membuang kelebihan panas. Tujuannya agar suhu tubuh tetap berada di nilai normal meski suhu luar tinggi. Panas akan dibuang melalui keringat. Aliran darah meningkat panas produksi kelenjar keringat juga meningkat. Keringat yang banyak akan menghidrasi permukaan kulit. Sehingga dapat mencegah kulit menjadi kering dan membantu menurunkan suhu permukaan kulit yang kontak langsung dengan lingkungan panas dari luar.

Lapisan hipodermis struktur dan fungsi perlindungan

 

  1. Pembuluh limfa

Rangkaian pembuluh limfa di lapisan hipodermis berasal dari lapisan dermis berfungsi sebagai sistem pertahanan. Menghadapi berbagai penyebab infeksi  dari luar yang merusak sel kulit dan mencegah penyebaran meluas ke tubuh bagian dalam.

 

  1. Akar folikel rambut

Bulu-bulu pada permukaan kulit wajah akar dasarnya terletak di lapisan hipodermis.

 

  1. Ujung syaraf bebas corpus paccini

Merupakan syaraf untuk merasakan adanya sensai tekanan pada permukaan kulit.

 

  1. Serat otot untuk mengikat lapisan hipodermis

Fungsi lapisan hipodermis

1. Cadangan penyimpanan lemak di sel adiposit sebagai sumber energi cadangan
2. Bantalan perlindungan dari cedera dan benturan

Lemak menyerap energi saat terjadi benturan sehingga melindungi kerusakan otot dan tulang yang terletak di bawah lapisan hipodermis.

3. Mengikat kulit ke tulang, otot dan tulang rawan
4. Mendukung dan melindungi struktur didalamnya seperti syaraf dan pembuluh darah
5. Pengaturan temperatur tubuh

Lemak berfungsi sebagai penyekat panas untuk menjaga kestabilan suhu tubuh. Apabila suhu luar lebih rendah penyekat lemak membatasi pembuangan panas dari tubuh. Sehingga suhu dalam tidak ikut terpengaruh dengan penurunan suhu luar.

Saat suhu luar tinggi lemak menjadi pembatas agar panas luar tidak mempengaruhi bagian dalam tubuh. Aktivitas ini dilakukan bersamaan dengan pembuluh darah.

Secara keseluruhan suhu bagian dalam tubuh harus selalu dipertahankan berada pada rentang normal untuk menjaga seluruh aktivitas metabolisme sl tubuh.

6. Produksi hormon leptin

Leptin merupakan hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Hasil penelitian terbaru menunjukkan hormon leptin dapat membantu menurunkan berat badan. Leptin merupakan hormon polipeptida. Bertugas mengirim sinyal ke otak untuk menurunkan keinginan untuk makan setelah mengkonsumsi makanan dalam jumlah tertentu. Atau menimbulkan rasa kenyang. Leptin juga menngkatkan pengeluaran energi. Saat banyak bergerak dan beraktivitas produksi hormon leptin akan meningkat.

7. Fungsi perlindungan terhadap infeksi

Dilakukan dengan serangkaian sistem dan sel-sel yang bertanggung jawab dalam imunitas. Karena kulit sebagai pelindung bagian dalam tubuh. Penting sekali pertahanan terhadap serangan infeksi di lapisan kulit. Serangan kuman dari luar akan dimusnahkan sebisa mungkin terlebih dahulu di kulit agar tidak mencapai bagian dalam tubuh.

Ketebalan lemak lapisan hipodermis berpegaruh terhadap

 

1. Pengaturan suhu

Lemak yang tebal semakin tahan terhadap perubahan suhu. Terutama pada cuaca dingin.

 

2. Jumlah keringat

Ketebalan lemak yang sedikit menurunkan produksi kelenjar keringat. Karena itu kita bisa melihat pada individu yang memiliki berat berlebih cenderung mudah mengeluarkan keringat.

 

3. Pertahanan

Semakin tebal lemak semakin kuat serapan energi saat terjadi benturan. Sehingga bagian dalam seperti otot dan tulang lebih terlindungi. Oleh sebab itu pada individu yang kurus lebih mudah terjadi resiko patang tulang saat mengalami benturan.

 

4. Penurunan otot

Pada individu yang kurus dan usia lanjut, jumlah lemak di lapisan hipodermis menurun. Padahal di wajah lemak menjadi jaringan penunjang penting untuk mengisi volume wajah seperti pada pipi dan leher. Volume lemak wajah menurun akan mengurangi jaringan penunjang untuk mendukung turgor dan elastisitas kulit. Wajah terlihat turun dan melengkung. Tulang pipi terlihat menonjol.

 

5. Tingkat peyerapan obat-obatan tertentu

Pada pemberian terapi obat-obatan tertentu yang diinjeksi ke lapisan hipodermis ketebalan lemak sangat mempengaruhi penyerapan obat. Semakin tebal lemak peyerapan semakin lambat.

 

Lapisan hipodermis memiliki sistem kerjanya sendiri yang komplek. Selain untuk mendukung lapisan dermis kulit. Juga membantu kontur wajah agar tidak turun dan melengkung. Sehingga permukaan wajah tidak terlihat banyak cekurangan seperti di bagian bawah mata, pipi dan dagu. Berperan penting dalam perlindungan terhadap infeksi. Dan tugas utama lapisan hipodermis struktur dan fungsi perlindungan.

 

Baca juga

Kenali lapisan dermis kulit wajah anda

Kenali lapisan epidermis kulit wajah anda

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Shares
error: Content is protected !!