BAGAIMANA SIRKULASI ALIRAN ENERGI MENGGAMBARKAN KONDISI ORGAN TUBUH

Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh yang terletak di dalam. Sepertinya hal nya aliran darah dalam pembuluh darah. Aliran limfe dalam pembuluh limfe, serta aliran sinyal impuls syaraf dalam pembuluh syaraf. Sirkulasi energi juga memiliki alirannya sendiri.

Sirkulasi aliran energi ini memang sudah lama dikenal dalam ilmu pengobatan timur. Pengobatan modern memang belum mengakui secara ilmiah sampai kini.

Pertimbangannya karena sirkulasi aliran energi dapat dibuktikan secara ilmiah. Tidak dapat diamati dan terlihat secara langsung. Sehingga sangat sulit memastikan kebenaran secara keilmuwan. Mungkin sama sulitnya menjelaskan tentang konsep nyawa.

Aliran darah, limfe, dan impuls syaraf dapat dilihat dan diteliti secara langsung. Karena memang terlihat dengan pengamatan ilmiah. Sangat bertolak belakang dengan aliran sirkulasi energi, yang tidak dapat diamati secara langsung. Namun jejaknya dapat dipelajari.

Tetapi secara fakta hasil pengobatan yang mengacu pada konsep sirkulasi aliran energi organ tubuh telah banyak menyembuhkan berbagai penyakit selama ratusan tahun oleh para tabib pengobatan dari Timur.

Aliran energi disebut juga Qi, ejaan dalam bahasa China Ch’I, atau Ki dalam Bahasa Jepang. Merupakan konsep dasar pengobatan tradisional China. Dari sini juga berkembang terapi totok dan akupuntur.

Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh
Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh (pexels.com)

Organ Sebagai Pusat Sirkulasi Aliran Energi

Pengobatan China percaya dan menjadikan organ sebagai pusat konsentrasi energi. Atau dengan kata lain organ-organ tubuh mengeluarkan energi.

Sebenarnya konsep energi ini sendiri tidak aneh dan dapat diterima akal sehat. Kita tahu setiap organ tubuh memiliki aktivitas kerjanya masing-masing. Kerja yang terjadi merupakan hasil metabolisme sel-sel penyusun suatu organ. Suatu kerja yang menimbulkan aktivitas pasti menghasilkan panas atau energi.

Energi yang dihasilkan oleh organ akan dilepaskan dan disalurkan melalui aliran sirkulasi yang tidak terlihat. Akan dialirkan dalam 2 cara.
Dikeluarkan dari tubuh dan disalurkan ke organ lain yang masih berkaitan, untuk mendukung kerja organ lainnya.

Setiap organ memiliki saluran sirkulasi aliran energi masing-masing. Proses sirkulasi energi untuk pengeluaran dan pengaliran ke bagian lain sifatnya harus lancar. Tidak boleh ada sumbatan maupun halangan untuk proses pelepasan energi dari organ. Sama halnya seperti aliran darah harus mengalir lancar.

1. Aliran Energi Keluar tubuh

Saluran energi yang dilepaskan oleh suatu organ sebagian perlu dikeluarkan dari tubuh. Untuk mengurangi terjadinya panas dari organ yang melepaskan.

Energi yang dibawa keluar dari suatu organ, memiliki tugas dan bertanggung jawab menjelaskan ke luar tentang bagaimana kondisi organ asal-usul energi tersebut di keluarkan. Apakah berfungsi baik atau tidak.

2. Aliran Energi Antar Organ

Energi yang dilepaskan oleh suatu organ sebagian lagi akan dialirkan ke organ lain untuk saling menunjang kerja dan fungsi masing-masing organ.

Keseimbangan akan terjadi apabila hubungan saluran energi antara organ yang berkaitan berjalan seimbang dan berfungsi dengan baik. Ketidakseimbangan di sirkulasi aliran energi akan menimbulkan  gangguan dan penyakit.

Bukti Sirkulasi Aliran Energi Antar Organ Tubuh

Contoh, saat terjadi ketidakseimbangan energi dari organ hati, akan berhubungan dengan sirkulasi aliran energi yang menimbulkan kemerahan pada bagian tertentu, perubahan warna mata, menjadi sangat sensitive, nyeri dibawah tulang rusuk, nyeri tekan dan gangguan pencernaan.

Pengobatan barat dulunya tidak menggangap itu saling berhubungan.  Tidak ada hubungannya gejala yang timbul seperti yang disebutkan dengan gangguan pada liver. Tapi hasil medis modern kini sudah mengakui bahwa ternyata memang itu saling berhubungan.

Saat kini klinis sudah bisa menjelaskan secara ilmiah, alasan mengapa saat seseorang mengalami gangguan liver dapat diamati pada perubahan warna mata menjadi kuning, sebagai bukti penumpukan bilirubin yang diproduksi oleh liver.

Nyeri tekan pada perut bagian bawah persis di sudut lengkungan tulang iga merupakan bukti kalau liver mengalami pembengkakan akibat infeksi.

Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh
Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh (KissPNG)

Sirkulasi Aliran Energi dan Organ

Teori pengobatan China percaya bahwa organ  tubuh memiliki pola alami saluran sirkulasi aliran energi yang disebut meridian. Aliran energi tersebut akan bersirkulasi secara teratur selama 24 jam untuk membawa energi yang dihasilkan dari masing-masing organ ke luar tubuh.

Perubahan sirkulasi energi dari dalam, nantinya di luar tubuh dapat diamati pada mata, telinga, lidah, telapak tangan, dan kuku.

Selain mengalirkan aliran energi keluar tubuh, aliran energi juga bersirkulasi antar satu organ dengan organ lainnya. Proses ini harus terjadi terus menerus secara lancar.

Saat timbul sakit dan gejala gangguan kesehatan diyakini karena adanya kerusakan, penyumbatan, serta ketidakseimbangan sirkulasi aliran energi tersebut.

Bukti Sirkulasi Aliran Energi Keluar Tubuh

Fakta bahwa aliran energi terhubung keluar tubuh dan saling terhubung antar organ dibuktikan melalui pemeriksaan fisik tubuh pasien.

Tabib kuno sejak dahulu terbiasa melakukan pemeriksaan fisik pada pasien dengan mendeteksi dari tanda dan gejala di luar. Pemeriksaan mata, telinga, kuku, kulit, perubahan tekanan suara, pemeriksaan nadi, kondisi lidah dan wawancara langsung, merupakan tekhnis untuk mengetahui aliran energi dari organ mana yang mengalami masalah.

Dari pemeriksaan fisik yang dilakukan tersebut, kemudian para tabib kuno dapat mengetahui adanya sumbatan sirkulasi aliran energi di bagian organ mana yang menimbulkan penyakit dan bagian mana yang dapat menghambat proses penyembuhan.

Jam Sirkulasi Aliran Energi

Bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh
Jam sirkulasi aliran energi tubuh

Pengobatan kuno China juga memiliki konsep tentang jam tubuh yang didasarkan kepada sirkulasi aliran energi yang mengalir selama 24 jam.

Hampir menyerupai jam sirkardian tubuh. Bahwa setiap organ tubuh memiliki jam kerjanya masing-masing.

Jam tubuh berdasarkan pengobatan China percaya energi organ tubuh mengalir melalui 12 saluran energi yang berbeda dengan waktu yang berbeda-beda dalam periode 24 jam. Setiap saluran energi memiliki 2 jam waktu khusus untuk beristirahat.

Aliran energi ini menjelaskan mengapa tubuh kita merasa lelah, mengantuk pada jam-jam tertentu. Contoh, sudah hal biasa banyak orang merasakan kelelahan pada jam 5 sore. Itu terjadi saat aliran energi ginjal melemah. Mengantuk jam 11 malam menandakan aliran energi kandung empedu dan liver melemah dan butuh istirahat.

Pentingnya mengetahui jam sirkulasi aliran energi dapat menjadi pedoman, kapan masing-masing aliran energi organ melemah dan membutuhkan waktu istirahat.

Menjaga keseimbangan sirkulasi aliran energi merupakan upaya untuk mempertahankan kesehatan. Demikianlah proses bagaimana sirkulasi aliran energi menggambarkan kondisi organ tubuh yang terletak di dalam.

Baca Juga:

Membaca garis tangan untuk diagnosa kondisi kesehatan

6 keanehan vagina yang tidak anda guna tapi bersifat normal

Gangguan fungsi organ tubuh mempengaruhi kesehatan kesehatan kulit

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Shares
error: Content is protected !!