CEGAH KANKER DENGAN CARA MEMANDIKAN SEL TUBUH

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh sehingga menjadi bersih dan terbebas dari radikal bebas yang akan merusak dan menyebabkan mutasi DNA yang berujung pada pembentukan sel kanker.

Kalau diamati saat ini ternyata kanker memang bisa diderita oleh siapa saja. Tidak pandang kaya, miskin, pejabat, rakyat jelata, bangsawan, buruh, pimpinan dan lain sebagainya berpotensi mengalami kanker.

Kanker itu sendiri didefinisikan sebagai penyakit yang disebabkan karena pertumbuhan sel yang tidak terkendali, kemudian berkembang dan merusak sel-sel normal di sekitarnya sampai membuat kegagalan sistem tubuh.

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh
Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh (KissPNG)

Cegah Kanker Dan Perkembangan Kanker

Ada 100 lebih jenis kanker yang sudah diketahui saat ini berdasarkan tempat sel awal merubah menjadi tidak normal. Tubuh manusia setidaknya tersusun  dari 37,2 triliun sel kanker.

Dari sekian banyak sel tersebut, kita tidak tahu sel mana yang kemudian mengalami kenakalan dan mengubah aturan dasar sel menjadi tidak sesuai pakem yang ada.

Sel yang sudah berubah, menjadi berbeda dengan sel saat normal. Mereka menjadi tidak mati, aktif membelah diri secara cepat dan berkembang dengan pesat sampai merusak sel lain yang masih normal.

Kanker membahayakan tubuh saat sel-sel abnormal membelah secara tak terkendali kemudian membentuk benjolan atau massa jaringan yang disebut tumor sehingga mengganggu sistem tubuh. Pada saat itulah terjadi berbagai permasalahan.

Sebelum membahas pada tahap pencegahan, sebaiknya kita pahami dulu bagaimana sebuah sel normal berubah menjadi tidak normal dan apa penyebabnya.

Penyebab Kanker

Setiap mendengar seseorang menderita kanker pasti pertanyaan kita akan berlanjut pada jenis kanker dan apa penyebabnya?

Ada banyak faktor X yang membuat sel tubuh kita menjadi tidak patuh dengan aturan alam yang sudah ditetapkan. Umumnya faktor X tersebut bukan menjadi penyebab tunggal. Tapi dukungan dan gabungan dari berbagai faktor yang saling memperkuat. Atau bahkan bisa saja tidak diketahui penyebabnya, tiba-tiba ada sel yang berubah menjadi “monster”

Misal seseorang yang didiagnosa menderita kanker payudara, maka kita akan menelusuri dari jenis makanan, faktor hormonal, usia, riwayat keluarga, pola hidup dan lain-lain yang mengarah terjadinya kanker.

Secara garis besar faktor penyebab kanker adalah:

1. Faktor biologis atau internal

Faktor ini datangnya dari dalam tubuh kita sendiri dan tidak bisa dirubah. Faktor internal meliputi usia, jenis kelamin, cacat genetik bawaan, jenis kulit, paparan lingkungan seperti radiasi UV dan partikel halus

2. Faktor Risiko Kerja

Ini berkaitan dengan lingkungan pekerjaan yang banyak terpapar dengan zat-zat karsinogen seperti bahan kimia, bahan radioaktif dan asbes serat asbes, tar, hidrokarbon polinuklear (mis. benzopyrene), beberapa senyawa logam, beberapa bahan kimia plastik (mis. Vinyl chloride),

3. Faktor Gaya Hidup

Ini merupakan faktor cara hidup seseorang yang tidak sesuai standard kesehatan, atau gaya hidup yang membuka peluang sel tubuh mengalami perubahan. Faktor yang termasuk gaya hidup adalah:

Rokok, alkohol, radiasi UV, faktor makanan seperti makanan gorengan dan makanan panggang

4. Faktor Dari Mikroorganisme

Virus dan bakteri dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker di tubuh manusia. Beberapa jenisnya seperti : Helicobacter pylori, HBV, HCV, HPV, EBV.

5. Faktor Radiasi

Radiasi dapat menyebabkan kanker seperti radiasi pengion (mis. radiasi sinar-X, radon tanah) dan radiasi tidak terionisasi (radiasi ultraviolet matahari)

6. Faktor Obat-obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko kanker seperti agen antineoplastik tertentu, jenis hormon-hormon tertentu, obat-obatan yang menyebabkan defisiensi imun.

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh
Gen pengendali sel kanker gagal menjalankan fungsi akan menimbulkan kanker (KissPNG)

Kenali Gen Kanker

Penyakit kanker yang ratusan tahun lalu jarang kita dengar, kini menjadi kata-kata akrab di telinga seiring semakin banyaknya kasus kematian akibat kanker. Apa yang terjadi dulu dan mengapa baru sekarang, tentu berkaitan erat dengan faktor pendukung yang sudah disebutkan.

Setiap 1 sel normal membelah menjadi 2 sel selalu dikontrol dengan ketat agar semuanya berjalan normal. Seharusnya selalu sesuai dengan waktu dan kecepatan yang sudah diatur oleh tubuh. Aturan tersebut bersifat baku karena memang seharusnya begitu.

Namun sebenarnya juga di setiap saat sel-sel membelah, potensi perubahan dari keadaan normal pasti ada. Semakin banyak faktor pendukung semakin tinggi kemungkinan terjadi perubahan.

Perubahan sel yang ada dapat terjadi secara acak, diwariskan dari orang tua juga karena paparan radiasi lingkungan selama bertahun-tahun.

Untungnya tubuh manusia juga memiliki sistem yang sangat baik dan sempurna untuk mengendalikan pertumbuhan sel yang tidak normal tersebut. Sistem yang diatur di dalam setiap gen yang terdapat di dalam sel.

Ada sekitar 19.000-20.000 jenis gen di tubuh manusia. Dari jumlah tersebut ada 4 jenis gen yang memiliki tugas mengendalikan ataupun mengatur pertumbuhan sel.

Karena semua pengendali pengaturan ada di gen, sudah dapat ditebak bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan gen-gen tersebut sehingga tidak bekerja semestinya. Ketiga gen pengendali itu adalah:

Onkogen

Gen-gen ini mengatur pertumbuhan sel normal. Keberadaan gen ini untuk mengendalikan agar sel-sel  tumbuh sesuai aturan.

Akibat suatu hal yang tidak diketahui gen pengatur ini tiba-tiba tidak mampu mengendalikan pertumbuhan sel secara normal dan membiarkan saja  saat ada sekelompok sel lain tumbuh secara tidak normal.

Gen penekan tumor

Gen ini memiliki tugas untuk mengenali setiap terjadi pertumbuhan dan reproduksi sel yang tidak biasa. Setiap ada sel yang mulai tumbuh tidak normal seharusnya tidak luput dari pengamatan gen ini. Secara langsung akan ditekan pertumbuhan sel tidak normal tersebut.

Tapi apa daya. Karena sesuatu hal gen penekan tumor ini tidak mampu mengenali adanya pertumbuhan sel abnormal. Inilah kemudian yang berkembang menjadi tumor dan kanker

Secara langsung akan ditekan pertumbuhan sel tidak normal tersebut. Tapi apa daya. Karena sesuatu hal gen penekan tumor ini tidak mampu mengenali adanya pertumbuhan sel abnormal. Inilah kemudian yang berkembang menjadi tumor dan kanker

Gen perbaikan-ketidakcocokan

Saat terjadi proses pembelahan mitosis terkadang muncul kesalahan saat DNA direplika untuk membuat sel baru. Kesalahan tersebut menimbulkan ketidakcocokan.

Gen perbaikan-ketidakcocokan akan memperbaiki kesalahan yang terjadi agar tidak berlanjut ke sel baru yang dibentuk. Namun saat gen perbaikan-ketidakcocokan tidak bekerja dengan baik maka kesalahan yang terjadi akan berlanjut dan terbentuk sel baru yang tidak normal. Sel baru yang rusak dapat menjadi sel kanker.

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh
Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh (KissPNG)

Cegah Kanker Dengan Memandikan Sel

Jadi jelas bahwa terjadinya mutasi sel yang tadinya normal menjadi sel kanker pangkal persoalannya ada pada ketiga gen pengendali yang tidak menjalankan fungsi. Mereka berubah menjadi pasif. Ini dikaitkan dengan faktor pendukung. Selain itu faktor pendukung juga memang secara langsung meningkatkan kemungkinan sel-sel normal berubah menjadi sel kanker.

Lalu apakah benar kanker dapat dicegah? Pada prinsipnya kita berusaha meminimalkan faktor resiko yang mendukung untuk terjadi kanker. Kondisi lingkungan dan pola kehidupan saat ini tentu menuntut usaha yang lebih kuat lagi. Karena tingkat paparan yang semakin tinggi.

Potensi Mencegah Kanker

Bukankan kehidupan kita saat ini mudah kontak dengan bahan-bahan kimia yang masuk dari makanan, terhirup lewat pernafasan dan terpapar langsung di kulit. Kita juga sangat mudah berurusan dengan berbagai sumber radiasi.

Disamping itu semakin tinggi insiden penderita kanker berarti faktor kemungkinan diturunkan ke keluarganya juga semakin besar. Artinya generasi berikutnya juga semakin banyak yang akan menjadi calon-calon penderita kanker.

Model kehidupan kita yang banyak mengalami stress, makin sering menghirup asap rokok, alkohol, obat-obatan, kurang olahraga, kurang makanan bergizi. Banyaknya makanan hasil rekayasa genetika. Makanan olahan, makanan pengawet, dan lain sebagainya semakin membuka peluang besar membuat sel berubah menjadi kanker.

Semakin hari makin sulit menghindari itu semua, karena itu kita perlu memandikan sel-sel kita yang terkotori oleh berbagai faktor resiko, agar menjadi bersih dan tidak mengubah dirinya menjadi sel jahat. Bagaimana cara memandikan sel ?

Mandikan Sel Dengan Klorofil Untuk Cegah Kanker

Pada dasarnya berbagai faktor pendukung dari luar memberikan zat radikal bebas untuk tubuh. Radikal bebas yang merupakan molekul jomblo yang sangat reaktif dan genit. Aktif mencari pendampingnya saat berada dalam tubuh manusia. Biasanya akan mengambil molekul lemak maapun protein penyusun dinding setiap sel tubuh. Ini yang disebut proses oksidasi.

Akibatnya dinding sel menjadi rusak dan mengakibatkan bahan lain termasuk si radikal bebas itu sendiri akan masuk lebih jauh lagi ke sel sampai mencapai inti sel. Padahal di dalam inti sel terdapat bahan penting pengatur sel. Yaitu gen yang tersimpan dalam kromosom.

Di sini bencana dimulai. Radikal bebas akan sampai pada tahap merusak gen pengatur pertumbuhan dan perkembangan sel.

Jadi istilah memandikan sel disini adalah membersihkan, menyapu dan mengusir zat-zat radikal bebas yang akan merusak sel.

Mengapa klorofil? Klorofil merupakan zat hijau daun yang ibaratnya adalah hemoglobinnya tumbuhan untuk mengubah sinar matahari menjadi nutrisi. Klorofil juga sangat kaya antioksidan untuk melindungi sel dari potensi kerusakan.

Penelitian Efek Klorofil Untuk Cegah Kanker

1. Cegah Kanker Dengan Menghambat Penyerapan Zat Pemicu Kanker

Hasil penelitian menemukan bahwa klorofil dan klorofilin cair dapat berikatan dengan zat penyebab timbulnya kanker. Cara yang dilakukan klorofil adalah menghambat atau menghentikan proses penyerapan di saluran cerna sehingga tidak mencapai aliran darah.

Penelitian lain oleh Linus Pauling Institute di Oregon State University menunjukkan bahwa klorofilin dan klorofil efektif untuk menghambat penyerapan  racun aflatoksin-B1 yang akan merusak DNA dan menyebabkan kanker.

2. Cegah Kanker Dengan Menghentikan Peredaran Zat Berbahaya

Apabila ada zat karsinogen masuk ke aliran darah misalnya dari jalur pernafasan, maka klorofil akan menghentikan peredaran zat tersebut mencapai jaringan yang rentan.

3. Cegah Kanker Dengan Membantu Organ Hati

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa hati merupakan organ detoks. Jadi setiap saat hati akan didatangi oleh berbagai bahan pemicu kanker. Keberadaan klorofil  dapat membantu hati membersihkan bahan tersebut dengan cara mengganggu metabolisme bahan tersebut. Sehingga menjadi bahan yang tidak aktif.

Bahan pemicu kanker bila tidak dihentikan metabolismenya akan bertemu dengan enzim sitokrom P450 yang juga diproduksi oleh tubuh akan menjadi bahan aktif yang menyerang sel-sel sehat.

3. Cegah Kanker Dengan Enzim

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa klorofil dapat melindungi sel-sel sehat dan jaringan tubuh dengan meningkatkan enzim biotransformasi fase II. Enzim ini meningkatkan kinerja hati  agar berfungsi sangat optimal untuk membuang racun dan zat apapun yang berpotensi menimbulkan kanker

4. Cegah Kanker Dengan Membuat Lebih Basa

Di tahun 1930-an, pemenang Hadiah Nobel Otto Warburg menemukan fakta bahwa penyakit dan sel kanker tidak dapat bertahan hidup dalam lingkungan alkali atau PH basa. Klorofil membuat suasana PH tubuh menjadi alkali sehingga kemungkinan sel mengalami mutasi sangat berkurang.

5. Cegah Kanker Dengan Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Klorofil membantu meningkatkan penyediaan oksigen ke semua jaringan di tubuh. Saat oksigen rendah membuat darah menjadi asam, menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kemampuan detoksifikasi. Akibatnya banyak sel yang mudah rusak dan memudahkan terjadi mutasi DNA. Kekebalan tubuh meningkat membuat tubuh memiliki kekuatan untuk melawan sel kanker.

6. Cecah Kanker Dengan Membuang Bahan Beracun

Logam berat dan radiasi merupakan faktor pendukung terjadinya kanker. Klorofil merupakan bahan untuk detoksifikasi luar biasa  untuk membuang logam berat beracun dari tubuh.

Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan bukti bahwa ekstrak bayam air yang kaya klorofil dapat menurunkan tingkat kerusakan racun Cadmium sampai dengan 99%.

Sebuah hasil tes yang dilakukan oleh Angkatan Darat AS mengemukakan bahwa konsumsi makanan kaya klorofil juga sangat efektif mengurangi efek radiasi. Hasil temuan mereka menunjukkan bagaimana pengaruh klorofil dalam mengurangi kerusakan yang ditimbulkan oleh radiasi gamma dan fotosensitisasi. Juga  dapat mengurangi pembentukan radikal berbahaya.

Menurut Dr Bernard Jensen, seorang pelopor pendukung terapi jus, menyatakan bahwa klorofil dapat dipakai sebagai penangkal pestisida dan dapat membantu membuang berbagai penumpukan zat kimia dari obat-obatan di tubuh.

7. Cegah Kanker Dengan Efek Antioksidan

Setiap saat tubuh berpotensi terpapar radikal bebas yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker. Klorofil merupakan antioksidan kuat untuk membantu menangkal kerusakan sel dengan menetralisir oksidasi dalam tubuh. Klorofil juga memiliki kemampuan memperbaiki sel-sel yang rusak dan melindungi DNA

Cegah Kanker Dengan Klorofil Synergy

Klorofil memang terdapat pada semua tumbuhan hijau, termasuk sayur dengan kompisisi berbeda-beda. Jumlah kebutuhan harian. Kita tentu harus banyak mengosumsi sayur dalam bentuk jus untuk memenuhi kebutuhan harian klorofil tubuh.

Belum lagi sayur yang tersedia tidak organik, sehingga berpotensi menambah tumpukan pestisida dalam tubuh.

Kesibukan juga membuat waktu terbatas menyiapkan klorofil bermutu tinggi setiap hari. Untungnya ada solusi mudah yang disediakan oleh Synergy.

Klorofil organik dengan bahan klorofil utama dari tumbuhan alfalfa. Tumbuhan yang dikenal sebagai bapaknya tanaman karena mengandung 60 lebih jenis nutrisi dan mengandung klorofil tertinggi.

Klorofil Synergy juga terbuat dari daun barley yang juga sangat kaya kandungan klorofilnya. Di negara Barat daun barley sering dijadikan jus untuk menyediakan klorofil bagi tubuh.

Sayang di negara kita baik daun alfalfa maupun daun barley tidak ada. Padahal kedua jenis tumbuhan tersebut merupakan tumbuhan klorofil ajaib.

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh
Cegah kanker dengan Klorofil Alfalfa (KissPNG)
Mengapa Harus Klorofil Synergy

Kelebihan klorofil synergy adalah memadukan kedua bahan tersebut yang ditanam secara organik. Pengolahan dengan tekhnologi tinggi akan sangat memudahkan penyerapan dan larut dalam air karena sudah dalam bentuk clorophylin.

Dengan rasa papermint membuat klorofil Synergy enak untuk diminum. Rasanya sangat menyegarkan mulut. Tinggal menyiapkan satu sendok klorofil dalam satu gelas air maka akan menjadi minuman segar pembuka pagi untuk membilas perut.

Sepanjang hari akan merasakan kesegaran dan berenergi. Tidak mudah sakit. Bau badan bau mulut juga akan hilang. Kulitpun menjadi sangat sehat dan bercahaya. Dapat juga diminum kapan saja sesuai kebutuhan untuk memperoleh hasil maksimal.

Untuk semua kita yang ingin terbebas dari kanker tentu harus banyak melakukan berbagai upaya. Semakin banyak semakin baik. Salah satu upaya yang mudah dan praktis untuk cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh.

Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh
Cegah kanker dengan cara memandikan sel tubuh

Baca Tentang:

Manfaat Klorofil Untuk Menjaga Kesehatan Manusia

Kesehatan sel dapat dijaga dengan kesehatan nutrisi

Lakukan 8 detoks mudah setiap hari untuk kesehatan

Minuman Klorofil untuk mendapatkan wajah cantik bersinar

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Content is protected !!